Halaman

Kamis, 13 Februari 2014

Terkuaknya Fakta Ilmiah Tentang Babi


إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللّهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَلا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah.” (QS. Al Baqarah: 173)




Assalamu'alaikum para Muslimin - Muslimah Gaul sekalian :D

Nah, untuk first post saya ini, saya akan membahas tentang fakta ilmiah mengenai babi, serta pandangannya dalam agama Islam.

Sekiranya yang sudah mas - mbak bro baca kutipan Hadist di atas, bahwa Allah SWT mengharamkan bangkai, darah, maupun daging binatang yang saat disembelih disebutkan nama selain Allah SWT. Artinya, saat kita mau menyembelih ayam misalnya, kita tidak boleh menyebut nama tetangga kita. Nah loh maksudnya apa??

Yang dimaksud kan dalam hadist tersebut ialah, sebelum menyembelih hewan hendaknya kita meminta izin dan memohon ampun kepada Allah dengan menyerukan nama-Nya lewat takbir. Jadi bukan saat kita mau menyembelih ayam peliharaan ibu kita lalu kita memohon ampun kepada ibunda loh yaaa.

"Mak, maapin Ucup mak ye? Ayam ni buat bekal Ucup merantau ke Jakarta mak...".

*hening*


Begitulah kiranya isi hadist tersebut :D (Mas Bro, trus hubungannya sama Fakta Babi apa'an Mas Bro?) Ah iya hampir lupa.___. Hehe

Dalam hadist di atas kan juga menyatakan bahwa daging babi diharamkan toh => "Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu......., daging babi......."
Hayoooo ada yang tau nggak kira kira kenapa daging babi diharamkaan :O
Nah berikut beberapa materi perihal fakta - fakta yang telah ada, Bismillah, cekidot



Fakta Ilmiah Tentang Babi

Sebelum membahas lebih panjang, marilah kita mengetahui sejumlah fakta tentang binatang yang bernama babi tersebut :

1.Babi adalah sejenis hewan ungulata yang bermoncong panjang, berhidung leper, dan merupakan hewan asli Eurasia. Dalam bahasa Arab, babi disebut dengan istilah khinzir.

2. Babi adalah hewan berjenis omnivora (pemakan segala. yups, benar - benar segala) dan merupakan salah satu jenis mamalia yang paling pintar. Dilaporkan lebih pintar dari anjing dan kucing sekalipun.

3. Meski tergolong pintar, babi juga tergolong jenis binatang yang paling jorok dan kotor. Ia suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri, bahkan kotoran manusia pun dimakannya (Iiuuuh ;P). Babi sangat suka berada ditempat kotor dan becek. Sebaliknya, ia tidak suka berada di tempat yang bersih dan kering.

4. Babi dikenal sebagai binatang malas, karena hampir seluruh waktunya dihabiskan untuk tidur dan makan. Babi juga tidak tahan terhadap sinar matahari.

5. Secara fisik, babi banyak menyimpan bibit penyakitdan sama sekali tidak layak untuk dikonsumsi. Ada banyak parasit di dalamnya : Cacing Taenia sollum, Trichinia spiralis, Schistosoma japonicus, Parasit  Fascilepsis buski, Cacing Ascaris, Cacing Anklestoma, dan masih banyak lagi. (Boleh dilihat di google ya mas - mbak bro)

6. Meski teknologi kian modern, banyak yang berpendapat bahwa teknologi tersebut mampu menanggulangi cacing - cacing yang sudah disebutkan tadi, namun belum ada seorang ahli yang bisa memastikan dengan benar berapa tingkat derajat panas yang bisa digunakan sebagai ukuran baku untuk membunuh cacing - cacing ini.

7. Menurut teori, memasak daging babi yang benar adalah tidak terlalu cepat (ditakutkan parasit yang didalam tidak sempat mati), juga tidak terlalu lama (dikhawatirkan gizi daging akan hilang dan menyisakan toxic (racun). Nah, kalo udah gitu, siapa yang mau menjamin kalau daging tersebut cukup aman untuk dikonsumsi? :-/ Ya toh ya toh ya toh.......

8. Babi memiliki back fat (lemak punggung) yang lumayan tebal, sementara para konsumen meminta lemak punggung yang tipis. Padahal lemak punggung babi mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga secara struktur kimia sudah tidak layak konsumsi.

9. Babi adalah hewan yang rakus dan memakan semua makanan yang ada di depannya. Jika perutnya telah penuh, ia memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi. (iuuuh xP)

10. Penelitian ilmiah di negara Timur dan Barat (Cina dan Swedia), menyatakan, "Daging babi adalah penyebab utama kanker anus dan kolon." Di beberapa negara yang penduduknya mengkonsumsi babi, presentase penderita penyakit tersebut semakin meningkat secara drastis. Sedang di negara Islam, presentase penderita kanker amat rendah, sekitar 1/1000 (satu per seribu).

11. Mengandung virus H1N1 dan H2N1, lalu bisa naik menjadi H5N1.

12. Daging babi sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak, meskipun daging babi begitu empuk dan terlihat begitu lezat.


Nah, Mas Bro dan Mbak Bro sekalian. Itulah kiranya beberapa fakta dari sekian banyak yang ada. Sudah pantaslah kiranya Allah SWT mengharamkan daging babi untuk dikonsumsi umat manusia, toh, ada bukti - buktinya kan?

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ الْخَمْرَ وَثَمَنَهَا وَحَرَّمَ الْمَيْتَةَ وَثَمَنَهَا وَحَرَّمَ الْخِنْزِيرَ وَثَمَنَهُ

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan khamr dan hasil penjualannya dan mengharamkan bangkai dan hasil penjualannya serta mengharamkan babi dan hasil penjualannya.” (HR. Abu Daud)

Wah ada referensi baru noh, pesan dari Rasullullah SAW. Beliau juga mengharamkan babi dan hasil penjualannya. Lalu kenapa masih ada yang memakan daging babi? Padahal udah banyak fakta - fakta yang ada dan ada penelitiannya pula, dari negara minoritas Islam loh.......

Ada contoh dialog nih Mas - Mbak Bro..

Muhammad Abduh, seorang cendekiawan muslim terkemuka, saat mengunjungi Perancis, mendapati sejumlah orang Eropa bertanya kepada Abduh. Mereka mengatakan bahwa babi yang dikatakan mengandung cacing pita, mikroba, dan bakteri - bakteri lainnya itu kini sudah bisa di sterilisasi dengan teknologi maju dan diternak dalam peternakan modern dan dengan kebersihan yang terjamin. Lalu apakah Babi masih dikatakan haram?

Dengan sabar dan kecerdikannya, Muhammad Abduh meminta mereka membawakan 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina, serta 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina.

Setelah dibawakan, beliau meminta untuk melepaskan 2 ayam jantan dan 1 ayam betina dalam satu kandang. Kedua ayam jantan tersebut berkelahi dan saling membunuh untuk mendapatkan ayam betina. Lalu gantilah memasukkan 2 ekor babi jantan dan seekor babi betina tadi, dan ternyata......

Babi jantan yang satu membantu temannya sesama jantan untuk melaksanakan hajat seksualnya, tanpa rasa cemburu, tanpa rasa harga diri atau keinginan untuk menjaga babi betina dari temannya.

Melihat kejadian tersebut, beliau berkata, "Saudara-saudara, daging babi membunuh keinginan (ghirah) orang yang memakannya. Itulah yang akan terjadi kepada kalian. Seorang lelaki dari kalian akan membiarkan saja saat istrinya bersama lelaki lain, tanpa rasa cemburu. Dan, seorang bapak diantara kalian juga akan membiarkan anak perempuannya bersama lelaki asing, tanpa rasa was-was. Daging babi itu akan menularkan sifat-sifatnya pada orang yang memakannya."

Hiiii, ngeri kan Mas Mbak Bro. Jangan sampe deh kita ngalamin hal yang seperti itu. Mungkin pepatah yang tepat adalah 'You are what you eat.' (bener nggak sih? Hehe)

> Hla trus? bukannya setiap makhluk yang diciptakan Allah SWT di muka bumi ada manfaatnya, nih babi manfaatnya apaan Mas Bro?

Yups, mungkin bukan manfaat, tapi hikmahnya ye. Diantaranya kita bisa belajar dari babi untuk tidak seperti mereka, simple bukan? Tidak menjadi rakus, jorok, dan menurut saya, ada hikmah yang mungkin tersembunyi yang tidak terlintas di kepala Mas Mbak Bro (mungkiiin). Yaitu kita dilatih untuk menjaga hawa nafsu kita dengan tidak terjebak kedalam nikmat dunia, ya kan? Siapa tau suatu hari nanti kita ke luar negeri yang mayoritas penduduknya non-Islam, trus diajak temen - temen makan daging babi, nah disitu kita harus menahan hawa nafsu kita. Oke?

Dan yang terpenting adalah.......apa yang telah disampaikan Rasulullah dan Al-Qur'an adalah kebenaran dan terbukti adanya. Bahwa segala yang diharamkan oleh-Nya bukanlah tanpa alasan logis.

Alhamdulillah, semoga ulasan saya bisa menjadi referensi dan bisa menjadi kekuatan iman Mas Mbak Bro sekalian untuk tidak sedikitpun meragukan ketentuan-Nya. Selebih kurangnya mohon maaf yee?

Wassalamu'alaikum :)
Regards

Muslimin Gaul

Tidak ada komentar:

Posting Komentar